14 Juli 2015
Jauh-jauh hari sebelum hari ini, kami memang sudah merencanakan untuk berkumpul, atau bahasa kekiniannya "reuni"
yep.. sudah 2 tahun kami nggak berkumpul selepas lulus SMA. Hanya beberapa yang bisa hadir sebab lokasi yang jauh atau memang sikon yang tidak mendukung.
Lokasi yang kami pilih di lesehan ikan bakar dekat pantai, curhat-curhat sambil dengerin deburan ombak. sayang, sunsetnya ditutupi awan..
Ada yang membicarakan kuliah, sharing-sharing, dan lainnya. Aku memilih untuk mengungkit keseruan waktu SMA, sebab, disini kita untuk mengingat kembali keseruan 2 atau 3 tahun lalu, bukan pusing-pusing dengan urusan kuliah. Haha
Kuliah mah, nanti aja dulu kalau sudah di perantauan lagi. Selain itu, ada beberapa teman yang memang tidak melanjutkan kuliah dan memilih untuk bekerja. Bukankah mereka kurang paham?
Kita mahasiswa tentu sudah tau, "mahasiswa yang cerdas ialah mahasiswa yang mampu menempatkan dengan siapa dia berbicara".. so, apa salahnya kita santai di momen kayak gini, haha.. tapi ya sudah lah, persepsi orang kan berbeda-beda
Selepas buka bersama, ngobrol bentar, berfoto dan langsung bubar. Ada yang shalat, ada yang memilih langsung pulang, dan saya salah satu yang memilih opsi ini (lagi dapet permakluman nggak shalat).
Satu pengalaman yang bikin "greget" saat on the way pulang. Seram betul. Gelap. sepi.
Seperti yang kita tau, bahwa di Bali aroma mistisnya lebih tercium daripada daerah lain, ini yang membuat bulu kuduk berdiri, padahal masih di bulan ramadhan (yang katanya jin dibelenggu). Di salah satu tikungan tajam, berpohon bambu, terkenal cukup angker dan konon, banyak yang meninggal disana. Wallahua'lam. Belum lagi rumor begal yang masih menjamur di daerah sini.
Bismillah tawakkaltu 'Alallah, La haula wa la quwata Illa Billahil 'aliyyil Adzim. Bibir tak henti berkomat kamit membaca semua doa yang saya hafal, tak terkecuali doa makan.
Di situasi seperti berasa seperti dekat dengan Tuhan, layaknya diatas pesawat.
Alhamdulillah diberi kelancaran, dan tiba dirumah dalam keadaan sehat, haha, bulu kuduk pun tertidur kembali..
Terima kasih kawan untuk hari ini, semoga masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali di lain kesempatan, amin

sabung ayam live
BalasHapus