Lama nggak nulis, tiba-tiba muncul ide nulis tentang rumah datok (baca; kakek) yang serba tua, kenapa ??
Mungkin efek usia saya yang udah mulai tua juga kali ya?
pantengin terus, check this out..
1. Rumah Tua
Kami orang Bali beretnis Melayu. Oleh karena itu, "dulu" rumah-rumah disini kebanyakan berjenis rumah panggung. Juga rumah datok saya, yang termasuk beberapa rumah panggung yang masih bertahan di kampung kami. Rumah ini dulunya milik ayahnya kakek ayah saya, mmmm... kalo ditempat kami disebut "buyut". Lalu diturunkan ke generasi-generasi berikutnya. Nggak nanggung2 loh, usianya 100 tahun lebih.. wuihh..
Penasaran?? ini sedikit penampakannya
![]() |
| Tampak depan dengan ukiran khas Melayu source: dok. pribadi |
![]() |
| dinding rumah source: dok. pribadi |
![]() |
| Pintu ruang tamu source: dok. pribadi |
2. TV tua
LED?? LCD?? udah sering kali ya liatnya. Nah, pernah nggak sih liat tv tua setua-tuanya?
![]() |
| tv tua dan perangkatnya source: dok. pribadi |
Saya nggak tau usia tv ini, cuma dari segi visual udah nampak tuaaa sekali, ya 11:12 lah dengan wajah saya. Konon, tv ini berlayar hitam-putih. Sayang sekali sekarang udah nggak bisa dinyalakan lagi.
3. Foto Tua
narsis sedikit nggak masalah kan? saya mau bahas foto ni
![]() |
| Gambar.2 (usia 9 tahun) source: dok. pribadi |
![]() |
| gambar.2 source: dok. pribadi |
gambar tersebut (gambar.1) merupakan foto saya 12 tahun lalu.. ah nggak usah panjang lebar lah bahasnya, leave it!!
Di gambar.2, ada foto Almarhumah neneknya ayah, nggak tau juga sih berapa usia foto tersebut, bisa diperkirakan usianya??
4. Lemari Tua
Mengikuti usia tua rumah, perabot-perabot di dalamnya pun nggak bisa dibilang muda. Salah satunya lemari.
Nggak cuma lemari, isinya pun cukup tua. Goresan-goresan ilmu yang kakek saya dapatkan saat nyantri puluhan tahun silam, serta tulisan-tulisan berbagai hal karena memang kakek saya seorang penulis. Juga berbagai kitab-kitab yang usianya menyesuaikan.
![]() |
| Kitab berusia tua source; dok. pribadi |
![]() |
| Lemari Tua source: dok. pribadi |
Setelah datok saya meninggal, kini tulisan-tulisan beliau dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku, yang bertemakan besar masuknya Islam di Kabupaten Jembrana.
Sekian tulisan saya, semoga pembaca juga tak lantas ikut menjadi tua..
Salam..









