Jumat, 07 Agustus 2015

Gelar "Aunty"

Aunty Hana. Aku dapat "gelar" itu sekarang. Biasanya, orang Melayu seperti aku dipanggil berdasarkan urutan anak dalam keluarga. Anak pertama dipanggil "Long".. anak kedua dipanggil "Nga".. anak ketiga dipanggil "Oman".. anak keempat dan seterusnya dipanggil "Encu"..
Seharusnya sih aku dipanggil "Oman Hana".. cuma, sedikit kekinian enggak masalah kan? hehe.

Senyumku tak lepas-lepas dan terus melekat sampai aku benar-benar berhenti di depan rumah. Enggak bisa terdefinisikan bahagia yang aku rasakan. 

Kenalkan, namanya Sintya Ika Putri, teman karibku atau kata lain sahabatku saat SMA, teman sebangku pula. Susah senang tak pernah saling meninggalkan. kami masih berkomunikasi baik setelah lulus SMA. Beberapa hari lalu, aku mendapat kabar bahagia darinya. First time. Berjuang melahirkan baby pertamanya.

Sore ini, aku dan 3 sahabat lain kerumahnya, melihat keponakanku. Namanya Sherly Salsabila, lahir 3 Agustus lalu. Mata kecilnya terpejam, khas baby pada umumnya. aku lihat wajah ibunya menunjukkan rasa bahagia yang teramat, lebih-lebih saat melihat malaikat kecilnya.

"Jadi tante aja udah kek gini bahagianya, apalagi jadi ibu ya?..  iri? iyalah.. perempuan mana sih yang enggak pengen punya baby? terlebih kalau ngeliat tangan dan kaki mungilnya. Lantas? ah, tanggung jawabku dengan orang tua belum selesai. baru semester 5 pun, sabar je lah"

haha, aku mentertawakan argumen singkat yang aku buat dalam hati.
Beberapa kali sebelumnya aku pernah menggendong baby, jadi nggak terkesan "kaku" saat sherly ada di tanganku.
Source: dok. pribadi

"Cepat gede nak, jadi anak yang solehah" doaku..

Ibu.. tak ada lagi yang bisa dibanggakan kecuali sang anak. perjuangannya merawat sang janin, menjadi jalan untuk menguatkan ikatan antara ibu dan anak. 
Ibu.. tak banyak hal yang ingin dibuat, ingin membahgiakan sang anak saja sudah cukup.
Temanku sudah merasakannya, bahagianya menjadi seorang ibu, terlebih saat melihat si kecil tersenyum..
Tantenya aja bahagia, apalagi ibunya??

1 komentar: